๐ฆ๐ฎ๐ฎ๐ ๐๐ฒ๐ฏ๐ฎ๐๐ฎ ๐๐๐๐๐ฏ๐ฎ๐ฟ๐ “๐ ๐ฒ๐ป๐ฎ๐ฟ๐ถ” ๐ฑ๐ถ ๐ง๐ฒ๐ป๐ด๐ฎ๐ต ๐ฆ๐ถ๐บ๐ณ๐ผ๐ป๐ถ ๐๐น๐ฎ๐๐ถ๐ธ ๐๐ฎ๐ณ๐ณ๐ฒฬ ๐๐น๐ผ๐ฟ๐ถ๐ฎ๐ป, ๐ฉ๐ฒ๐ป๐ฒ๐๐ถ๐ฎ
Oleh: Amelya Nugroho S.Ikom, M.Ikom
๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ฆ๐ ๐๐ข๐๐ ๐๐ข๐๐ก ๐๐ ๐๐๐๐ข๐๐ ๐๐๐๐ก๐๐๐ข๐๐? ๐ท๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐ ๐๐ข๐, ๐พ๐๐๐๐ฆ๐ ๐พ๐ข๐ก๐ข๐๐๐๐ข ๐๐๐ ๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐ก๐๐๐!
โPernah terbayang nggak sih, pakai kebaya lengkap dengan kain jarik di tengah alun-alun paling ikonik di Eropa? Itulah yang terjadi tiga tahun lalu di Piazza San Marco, Venesia. Bukan sekadar jalan-jalan, tapi membawa sepotong identitas Indonesia ke jantung sejarah Italia.
โ๐๐๐ญ๐๐ฆ๐ฎ “๐๐๐ฆ๐๐๐ซ๐๐ง” ๐๐๐ฃ๐๐ซ๐๐ก ๐๐ข ๐๐๐๐๐ฬ ๐ ๐ฅ๐จ๐ซ๐ข๐๐ง
Langkah kaki saya terhenti di depan Caffรจ Florian. Buat yang belum tahu, ini adalah kafe tertua di Italia yang sudah berdiri sejak tahun 1720! Saat berdiri di depan pintunya yang bergaya Neo-Baroque klasik, saya merasa ada koneksi instan. Kebaya Kutubaru warna magenta yang saya pakai terasa “klik” dengan nuansa kayu ukir dan sejarah kafe tersebut.
โKalau kafe ini adalah saksi bisu sejarah Venesia selama 300 tahun, kebaya yang saya pakai adalah saksi bisu perjalanan panjang budaya kita. Dua-duanya sama-sama klasik, sama-sama punya cerita.
โ๐๐ข๐๐๐ฎ๐ฅ๐๐ญ ๐๐๐ง๐๐ซ๐ข ๐๐ฉ๐จ๐ง๐ญ๐๐ง ๐๐ข ๐๐๐ฉ๐๐ง ๐๐ซ๐ค๐๐ฌ๐ญ๐ซ๐
Kejutan paling seru terjadi saat orkestra kafe mulai memainkan musik klasik Eropa. Entah karena warna kebaya yang mencolok atau energi yang terbawa, sekelompok pengunjung justru mendaulat saya untuk menari di tengah-tengah mereka!
โMeski musiknya adalah musik klasik Barat, tubuh saya refleks bergerak mengikuti irama. Tanpa pakem kaku, saya menari secara spontan. Tangan yang berusaha gemulai dan langkah kaki yang terjaga karena kain jarik, ternyata masuk banget dengan alunan musik simfoni di sana.
โ๐๐๐ฌ๐ฉ๐จ๐ง๐ง๐ฒ๐? ๐๐ฎ๐๐ซ ๐๐ข๐๐ฌ๐!
Banyak mata yang tertuju ke arah saya. Ada rasa bangga luar biasa saat melihat turis dari berbagai negara tersenyum dan memberikan apresiasi. Ternyata, kebaya bukan cuma soal “pakaian kondangan”, tapi adalah bahasa universal yang bisa diterima siapa saja.
โ๐๐๐ฌ๐๐ง ๐ฎ๐ง๐ญ๐ฎ๐ค ๐๐ข๐ญ๐ ๐๐๐ฆ๐ฎ๐
Buat adik-adik generasi muda dan para sahabat emak-emak, jangan pernah ragu untuk pakai kebaya di mana pun kita berada. Kebaya itu luwes, bisa menyesuaikan tempat, dan punya daya magis yang bikin kita terlihat berbeda (dalam arti positif) di tengah keramaian.
โLewat sepotong kebaya, kita nggak cuma tampil cantik, tapi kita sedang bercerita pada dunia tentang siapa kita.
โ๐๐๐๐๐ ๐๐ข๐๐๐ฆ๐, ๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ฆ๐!